Tulisan Avissena

Beranda » Gagasan » Aku dan Mimpiku (Part 1)

Aku dan Mimpiku (Part 1)

Tweet @avicciena

Anda Pengunjung ke...

  • 9,447

Masa kuliah merupakan masa singkat yang menurut saya dalam masa singkat ini, sebuah transformasi diri berlangsung didalamnya. Namun apa itu transformasi? Transformasi adalah suatu lompatan perubahan dari sebuah titik menuju titik berikutnya sehingga setelah perubahan itu terjadi, entitas tersebut tidak akan dapat kembali ke titik awalnya.

Lalu, mengapa saat pada masa kuliah para pelajar universitas ini mengalami transformasi? Pelajar yang belajar dalam masa kuliah kita sebut dengan mahasiswa, bukan siswa. Terdapat kata maha yang disematkan sebelum kata siswa. Siswa SMA mendapatkan gelar mahasiswa yang hanya akan berlaku selama rata-rata 4 tahun. Lalu apa itu mahasiswa? Apa perbedaanya dengan siswa? apakah mahasiswa setara derajatnya dengan siswa?. Siswa jika di sekolah belajar, ada guru, dan lain-lain tapi mahasiswa juga sama belajar, ada guru/ dosen juga. Jadi apa perbedaan nya antara siswa dengan mahasiswa ???. Siswa adalah orang-orang yang belajar menuntut ilmu di sekolah baik di sekolah dasar maupun sekolah menengah.

Sedangkan pengertian mahasiswa dibagi menjadi dua yaitu maha yang artinya tinggi, paling, lebih, besar dari pada yang lain sedangkan siswa artinya adalah orang yang belajar atau menuntut ilmu. Jadi menurut pendapat saya Mahasiswa adalah orang-orang yang belajar atau menuntut ilmu di perguruan tinggi atau universitas atau juga sekolah tinggi lainnya. Mahasiswa memiliki kedudukan paling tinggi di masyarakat. Oleh karena itu peran dan fungsi mahasiswa sangat di perlukan oleh masyarakat. Dengan peran dan fungsi tersebut sudah seharusnya mahasiswa berpikir bukan untuk dirinya sendiri tapi juga untuk orang di sekitarnya.

Kembali pada pertanyaan awal mengapa transformasi diri ini berlangsung pada saat fase mahasiswa? Pertama (1) karena saat masa kaderisasi atau orientasi kampus. Saat masa orientasi kampus tiap mahasiswa selalu dikenalkan dengan apa itu peran fungsi mahasiswa yang terdiri dari empat poin, yaitu Agent of Change, Social Control, Iron Stock dan Moral Force. Dari sini—meskipun masih sangat minim—perubahan mindset siswa sudah mulai terbangun. Siswa-siswa baru ini telah berpikir dan mengerti bahwa betapa penting keberadaan mereka menjadi mahasiswa sekarang untuk kelak berperan sebagai agen pembangun bangsa masa depan. dan mereka juga mulai mengerti bahwa kehadiran mereka sebagai mahasiswa tidaklah hanya untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk orang lain atau orang-orang sekitar mereka.

Kedua (2) yaitu pada masa aktualisasi diri. Masa aktualisasi diri ini menuntut mahasiswa mengaktualisasikan atau mengabdikan dirinya pada wadah yang diminatinya masing-masing. Ada yang berminat menjadi asisten dosen atau asisten laboratorium, ada yang berminat di dalam keilmiahan atau karya tulis, ada yang berminat aktualisasi dirinya dalam Unit Kegiatan Mahasiswa seperti UKM kesenian dan olahraga dan yang terakhir yang berminat dalam organisasi kemahasiswaan seperti Badan Eksekutif Mahasiswa dan semacamnya. Dalam fase ini mindset yang telah terbentuk saat mahasiswa baru semakin terkristalkan saat masa aktualisasi diri. Wawasan mahasiswa pada masa ini juga semakin luas dan global. Tidak hanya berpikir dalam tataran kampus, namun tataran berpikirnya menjadi tataran Indonesia bahkan global.

Sebagai tambahan, pada saat fase 1 dan fase 2 berlangsung, pembelajaran mahasiswa saat di kampus hampir selalu diwarnai dengan budaya baca, tulis dan berdiskusi. Budaya ilmiah yang saling menghargai satu sama lain akan membentuk karakter mahasiswa sebagai calon-calon pemimpin bangsa masa depan yang dapat saling menghargai satu dengan yang lainnya. Jauh dari mentalitas destruktif yang saling hujat alih-alih merupakan mental yang konstruktif dan solutif guna penyelesaian permasalahan bersama.

Oleh karena itu, pada masa mahasiswa “haram” hukumnya untuk tidak aktif dalam aktualisasi diri entah itu dengan menjadi asisten dosen sampai dengan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang lain. Dalam masa yang tidak lama di kampus, mahasiswa harus mengaktualisasikan dirinya guna melatih kemampuannya sebelum nantinya benar-benar menggapai mimpi membangun negeri agar menjadi lebih baik dan bermartabat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Oktober 2013
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Follow Tulisan Avissena on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: