Tulisan Avissena

Beranda » Gagasan » Materi #1 – Prof. Ir. Budi Susilo Supanji (Gubernur Lemhannas)

Materi #1 – Prof. Ir. Budi Susilo Supanji (Gubernur Lemhannas)

Lemhannas atau Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, menurut Gubernur Lemhannas Budi Susilo Supanji adalah tempat belajar geopolitik. Sementara definisi geopolitik itu sendiri menurut beliau adalah analisis tentang interaksi antara di satu sisi, keadaan dan perspektif geografi dan sisi lain tentang proses politik.

Adapun visi dari Lemhannas itu sendiri adalah “Menjadi lembaga nasional yang bertaraf internasional, unggul dan terkemuka, yang berlandaskan pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.”

Sementara misi dari Lemhannas adalah:

  1. Menyelenggarakan pendidikan kepemimpinan yang bermutu dengan meluluskan calon pemimpin tingkat nasional yang kompeten sesuai dengan paradigma nasional
  2. Melakukan pengkajian unggulan yang relevan dan berguna bagi kepentingan bangsa dalam mendukung tujuan nasional
  3. Memantapkan nilai-nilai luhur yang relevan bagi pembangunan karakter bangsa dan mendukung pembangunan nasional

Berbicara tentang geopolitik nasional berarti kita sedang membicarakan bagaimana kita mewujudkan cita-cita nasional yang termaktub dalam UUD 1945 alenia keempat. Uraian yang tepat terdapat dalam skema dibawah ini.

 Gambar

Sementara itu, ilmu geopolitik Indonesia dikenal dengan nama wawasan nusantara. Ada beberapa uraian berkenaan dengan geopolitik Indonesia dari ajaran wawasan nusantara ini antara lain sebagai berikut.

  • Merupakan cara pandang dan sikap bangsa Indnesia terhadap diri serta lingkungannya
  • Persatuan dan kesatuan wilayah
  • Wawasn pembangunan nasional
  • Wawasan pertahanan.

Berikutnya tentang geostrategi, nama lain dari geostrategi ternyata adalah ketahanan nasional.

Sedikit menyinggung peran pemuda dalam berbagai dinamika bangsa. Terdapat data yang menunjukkan bahwa peranpemuda masih rendah pada hal-hal sebagai berikut.

  1. Kontrol terhadap kinerja DPR
  2. Kontrol terhadap kinerja pemerintah eksekutif
  3. Kontrol terhadap kinerja lembaga-lembaga penegak hukum.

Lantas sesi ini ditutup dengan sebuah Quotes dari Bung Karno:

“Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta, masa lampau berguna sekali untuk menjadi kaca bengela untuk melihat masa yang akan datang”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

November 2013
S S R K J S M
« Okt   Des »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
Follow Tulisan Avissena on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: