Tulisan Avissena

Beranda » Gagasan » “Perspektif Ideologi Dalam Rangka Mewujudkan Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional untuk Menghadapi Globalisasi”

“Perspektif Ideologi Dalam Rangka Mewujudkan Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional untuk Menghadapi Globalisasi”

–          Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah yang dapat diberikan oleh kelompok ideologi dalam upaya menginternalisasi nilai-nilai Pancasila adalah :

1. Apakah Pancasila sebagai dasar negara sudah menjadi the way of life bagi masyarakat Indonesia?

2. Apakah pemahaman akan kepercayaan perlu disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia?

3. Bagaimana ideologi Pancasila dapat diidentifikasikan dalam menanggulangi berbagai ancaman yang bersifat fundamental terhadap bangsa dan negara dalam kerangka revitalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi?

–          Rekomendasi

            Internalisasi nilai-nilai Pancasila:

1. Mengajak warga negara Indonesia untuk bersama-sama melakukan langkah kecil dalam menginternalisasi nilai-nilai luhur Pancasila dengan cara menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan setiap harinya bagi seluruh warga negara, pejabat di intansi pemerintahan dan instansi  swasta. Lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan akan lebih baik untuk dikumandangkan bagi warga negara setiap harinya sebelum melakukan aktivitas yang berada di lingkungan sekolah,kampus, instansi pemerintahan dan swasta sebagai bagian dari langkah kecil dalam menginternalisasi nilai-nilai luhur Pancasila.

2. Peran serta media massa seperti media elektornik sangat dibutuhkan dalam membantu menginternalisasi nilai-nilai luhur Pancasila. Media eletronik seperti halnya media pemerintah (TVRI, RRI) serta media massa swasta dapat menyiarkan lagu-lagu kebangsaan, iklan-iklan yang menayangkan kesuksesan anak muda bangsa yang berprestasi serta acara yang bertemakan nasionalisme pada jam-jam prime time siaran televisi. Sehingga akan lebih mudah dalam meng-influence masyarakat dalam meningkatkan wawasan kebangsaan dengan cara yang lebih modern melalui media massa tersebut.

3. Pemerintah melalui lembaga kementerian pemuda dan olahraga (kemenpora) Republik Indonesia membuat program Interfaith Dialog atau dialogantar pemuda seluruh Indonesia dengan latar belakang agama yang berbeda-beda. Teknis yang dapat direkomendaskan terhadap interfiath dialog ini adalah mengajak 5 orang pemuda dari seluruh Indonesia dengan 5 agama yang berbeda untuk duduk bersama dan melakukan kegiatan dialog atau dikusi bersama. Kemudian yang menjadi pembahasan yang diangkat dalam interfaith dialog ini adalah permasalahan bangsa Indonesia yang terjadi saat ini dan dapat mengancam ketahanan nasional bangsa Indonesia. Dengan melakukan interfaith dialog ini nantinya akan mampu mendengarkan aspirasi atau solusi dari pemuda di seluruh Indonesia melalui perspektif  yang berbeda-beda sehingga dapat meningkatkan wawasan kebangsaan bagi seluruh warga negara.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Desember 2013
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Follow Tulisan Avissena on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: