Tulisan Avissena

Beranda » Opini » JENDERAL CERDAS ITU BERNAMA MOELDOKO

JENDERAL CERDAS ITU BERNAMA MOELDOKO

Tweet @avicciena

Anda Pengunjung ke...

  • 9,447

2014-07-11 18.54.53Pasca pilpres ini yang terpenting adalah bagaimana mengatasi kemungkinan konflik horizontal yang akan terjadi. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya konflik, namun dalam case pilpres kali ini, pada umumnya dapat terjadi konflik dikarenakan salah satu kubu pendukung capres yang tidak terima atas hasil yang ada atau merasa tersinggung dengan kubu pendukung capres lawannya.

Satu hal menarik yang patut kita cermati adalah fenomena Quick Count yang berhasil membentuk opini publik. Karena opini publik yang telah terbentuk itulah, konflik horizontal terjadi di beberapa kota di Indonesia, diantaranya Solo dan Semarang. Hal ini juga tidak terlepas dari kedua capres—tanpa menunggu hasil Real Count KPU—yang melakukan deklarasi kemenangan masing-masing seolah makin mengerucutkan potensi konflik yang telah terjadi di daerah.

Sedikit menilik beberapa negara yang telah atau sedang terjadi konflik didalamnya yang mengharuskan kekuatan militer untuk naik dan berkuasa.”kita tidak ingin militer Indonesia sepertiyang terjadi di Negara-negara seperti Mesir atau Thailand, kita ingin proses demokrasi kita berjalan baik”, itulah kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko disela-sela buka bersama Mahasiswa di balai Sudirman.

Menarik, itu yang saya pikirkan saat menghadiri acara tersebut. seorang Panglima TNI pasca Pemilu Presiden mengumpulkan mahasiswa dari berbagai daerah. Adapun yang beliau sampaikan pada waktu itu adalah bahwasanya mahasiswa bersama TNI harus saling bersatu padu menciptakan kondisi yang aman dan stabil bagi keberlangsungan demokrasi pasca pengumuman hasil pemilu.

Pemilu Presiden 2014, dengan kondisi hanya menampilkan dua calon presiden membuat kedua kubu saling head to head dan semaksimal mungkin berjibaku memenangkan capresnya. Mau tidak mau dan sudah bisa ditebak, pasca diumumkannya hasil pemilu, pasti akan ada beberapa gejolak, yang kemudian kita sebut dengan turbulensi demokrasi. Hal ini juga tidak terlepas dari peran media yang meengandalkan Quick Count pemilu versinya masing-masing

Satu catatan penting, jangan sampai kita membiarkan negara ini menjadi tidak aman, tidak stabil atau bahkan rusuh pasca diumumkannya hasil Real Count Pemilu Presiden oleh KPU. Dengan dikumpulkannya mahasiswa-mahasiswa oleh Panglima TNI tersebut, saya melihat TNI ingin memposisikan mahasiswa-mahasiswa Indonesia menjadi partner yg baik. Pada waktu dulu tentara masuk kampus membawa senjata yang tidak lain adalah mahasiswa sasarannya, menjadi keadaan sekarang dimana tentara masuk kampus membawa bolpoin dan laptop pertanda TNI yang sedang menuntut ilmu di kampus atau menyampaikan kuliah terbuka kepada mahasiswa.

Kondisi Prajurit TNI yang kini telah berubah patut diapresiasi. TNI sekarang cenderung tidak arogan, justru TNI memiliki sikap egaliter dan mengayomi masyarakat, bisa dikatakan TNI sekarang berdiri sama tinggi, duduk sama rendah diantara masyarakat. Jadi ingat salah satu jargon TNI pada waktu ulang tahun Korps Sudirman ini, yaitu, “Bersama Rakyat, TNI Kuat.”

Sejarah tetaplah akan menjadi sejarah. Kita ingat sekali dimnaa saat itu TNI dan mahasiswa saling bermusuhan, yang satu melempari dengan batu yang satunya membalas dengan pentungan dan semacamnya. Oleh karena itu, saya sendiri menginginkan dapat terbentuk rekan kerja yang tandem antara TNI dan mahasiswa untuk mewujudkan Indonesia yang dinamis namun tetap aman dan stabil. Dan sekali lagi, ini diinisiasi oleh Jenderal yang cerdas, yakni Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Juli 2014
S S R K J S M
« Jun   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Follow Tulisan Avissena on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: