Tulisan Avissena

Beranda » Resensi Buku

Resensi Buku

JUDUL BUKU : HARUS BISA! Seni Kepemimpinan ala SBY-Catatan harian Dr. Dino Patti Jalal

buku-sby

PENGARANG : Dr. Dino Patti Jalal
PENERBIT : Red and White Publishing
JUMLAH HALAMAN : 473 hal
BULAN-TAHUN TERBIT : 2008
ISBN : 978979-1008-10-5
DAFTAR ISI
 

Memimpin dalam krisis

Dalam Krisis, Pemimpin Harus Selalu Berada di Depan – 2

Merespon masalah secara real time – 12

Mengubah krisis menjadi peluang – 19

Thinking Outside The Box – 30

Pemimpin Harus Berani Mengambil Risiko – 46

Do The Right Thing – 59

Mengubah Krisis Menjadi Peluang – 63

 

Memimpin dalam Perubahan

Dobrak Birokrasi – 75

Pemimpin Harus Bisa Melakukan Transformasi Diri – 87

Pemimpin Harus Selalu Bisa Berimprovisasi – 92

Memimpin = Menghormati Para Pendahulu – 98

Mengubah Nasib Abdi Negara di Bawah – 103

Energi Positif versus Energi Negatif – 110

Anekdot : SBY, Kontrak Politik, dan Mangga Ical – 122

Pemimpin Harus Rasional – 124

Taat Sistem dan Peraturan – 130

Pemimpin Harus Mencari Solusi Masalah – 141

 

Memimpin Rakyat dan Menghadapi Tantangan

The Common Touch – 153

Menjaga Kepercayaan Rakyat – 160

Anekdot : Sportivitas – 168

Jangan Mengumbar Janji – 170

Pemimpin Harus Konsisten Menjaga Warna Politiknya – 179

Akhlak dan Moralitas Seorang Pemimpin – 184

Anekdot: SBY ‘Terpukau’ Mahatma Gandhi – 225

Kalah itu Lumrah dan Berkah – 200

Melawan Fitnah – 207

 

Memimpin Tim dan Membuat Keputusan

Memilih Sendiri Anggota Tim – 220

Anekdot : Membela Anak Buah –  225

Pentingnya Faktor Timing – 230

Mengubah Budaya Korporat – 241

Mengambil Keputusan Sambil Berlari – 249

Harus Bisa! – 255

Teliti Terhadap Detail – 262

Pemimpin Harus Obyektif -272

Mengambil Keputusan di Mana Saja, Kapan Saja – 277

 

Memimpin di Pentas Dunia

Pemimpin yang Nasionalis dan Internasionalis – 286

Pemimpin yang Menyentuh Hati dan Menyembuhkan Luka – 306

Percaya Diri dalam Mengambil Sikap – 321

Anekdot : Peka Terhadap Situasi – 334

Menanam dan Memanfaatkan Political Capital dan Diplomasi – 338

Mengukir Sejarah Diplomasi di Bali – 351

Menggagas Ide, Melahirkan Inovasi – 368

 

Memimpin Diri Sendiri

Memimpin dengan Menghormati Waktu – 384

Anekdot : Tepat Waktu – 390

Be Yourself – 394

Jangan Mendewakan Kekuasaan – 405

A Leader Must Be Strong – 413

 

Epilogue

SBY Sebagai Atasan, Sahabat dan Mentor – 423

RESENSI BUKU
 

Buku “Harus Bisa” Seni memimpin ala SBY, merupakan kumpulan catatan harian DR. Dino Patti Djalal yang pada saat itu menjabat sebagai Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional/ Juru Bicara Kepresidenan. Dr. Dino bisa merupakan seorang yang beruntung dapat mengenal secara lebih dekat dengan Presiden SBY dikarenakan Dr. Dino termasuk sebagai jajaran lingkaran “orang dalam” kepresidenan.

Mengenai latar belakang penulisan buku ini disampaikan penulis pada kata pengantar buku, “Ide untuk menulis buku ini datang ketika suatu hari saya membersihkan meja kerja saya, dan menemukan sekumpulan nota-nota tulisan tangan SBY yang tersimpan di laci. Presiden SBY biasa menulis nota-nota ini dalam rapat kabinet kepada menteri dan stafnya, umumnya berisi instruksi, klarifikasi atau meminta carikan informasi. Ketika membenahi nota-nota ini saya langsung sadar bahwa ini bukan arsip biasa: ini adalah sidik jari era politik penting yang kelak akan dipelajari di sekolah dan kampus. Dan sdik jari SBY ada di mana-mana: dalam berbagai keputusannya,pidatonya, gebrakannya, pikirannya, tindakannya, konflik batinnya, semua ini adalah jejak-jejak sejarah yang masih segar di depan mata. Dari sinilah timbul gagasan untuk membuat catatan harian untuk merekam peristiwa-peristiwa di Istana” dan semenjak itulah penulis senantiasa membuat catatan hariannya bekenaan dengan aktivitas dan kehidupan sehari-hari Presiden SBY.

Terlahir di Yugoslavia, 10 September 1965, Dr. Dino Patti Djalal sejak tahu 2010 hingga saat ini adalah seorang Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Dr. Dino lahir dari pasangan Hasyim Djalal (ayah) dan Jurni (ibu). Ayahnya, Hasyim Djalal adalah juga merupakan seorang diplomat Indonesia ternama. Dino cukup sering mengikuti ayahnya yang bertugas sebagai diplomat sehingga sudah tidak diragukan lagi kemampuan diplomasinya.

Dalam buku catatan harian ini menuliskan dengan cukup detail setiap aktivitas dan suasana yang dialami Presiden SBY selama menjalankan pemerintahan yang kesemuanya seolah tergambar dengan jelas bagaimana SBY berbicara, bertemu, berinteraksi dengan orang lain baik itu anak-anak, pejabat negara, kepala negara, dan bahkan sekjen PBB. Tindakan-tindakan spontan SBY, kedisiplinannya, integritasnya dan prinsipnya yang dengan teguh dipegang semua tertuliskan dengan paripurna oleh Dr. Dino.

Buku ini dibagi menjadi 6 bagian besar yang dalam setiap bagiannya dituliskan tentang berbagai aktivitas SBY, keenam bagian itu adalah antara lain yaitu (1) Memimpin dalam Krisis. (2) Memimpin dalam Perubahan (3) Memimpin Rakyat dan Menghadapi Tantangan (4) Memimpin Tim dan Membuat Keputusan, (5) Memimpin di Pentas Dunia dan (6) Memimpin Diri Sendiri.

Dalam bagian pertama yaitu bab “memimpin dalam krisis” dijelaskan bagaimana respon SBY yang cepat tanggap dan real time menghadapi berbegai permasalahan yang bersifat kritis dan membutuhkan keputusan cepat untuk dipecahkan. Sebagai  contohnya Presiden SBY yang langsung tangan memimpin segenap pejabat dan masyarakat DI Aceh saat terjadi musibah tsunami yang terjadi pada tahun 2005 yang lalu. Dari sini kita bisa mengambil pelajaran bahwa seorang pemimpin harus dapat berperan di garda terdepan terutama pada saat-saat krisis.

Pada bagian “memimpin dalam perubahan” diceritakan gebrakan Presiden SBY dalam mendobrak pintu-pintu brokrasi yang berkepanjangan sehingga dapat mempersingkat alur birokrasi di Indonesia

Lalu dalam bab “memimpin rakyat dan menghadapi tantangan” diceritakan aktivitas Presiden SBY yang proaktif “terjun” kepada rakyat untuk mendengarkan keluhan-keluhan rakyat secara common touch.

Dalam bab “memimpin tim dan membuat keputusan” penulis memaparkan cara dan gaya kepemimpinan SBY yang lebih suka untuk memilih sendiri setiap anggota kabinet yang akan serta mensuksekan kepemimpinannya.  Presiden SBY juga sangat peka terhadap timing, SBY tidak terburu-buru terhadap publik yang selalu menekannya untuk mengeluarkan suatu pernyataan. Presiden SBY juga selalu mengikuti sense politiknya ketika menentukan antara menerima tawaran menyanyi atau mengunjungi Mantan Presiden Soeharto yang sedang kritis dalam rumah sakit.

Kemudian pada bab selanjutnya yaitu, “memimpin di pentas dunia”, Presiden SBY berhasil menunjukkan bahwa SBY merupakan pemimpin yang patut diperhitungkan di kancah Internasional. SBY berhasil beberapa kali menggelar suatu forum-forum strategis seperti UNCCC (United Nations Climate Change Conference) dan KAA (Konferensi Asia Afrika) yang telah lama tak terlaksanakan.

Lalu pada bab terakhir “memimpin diri sendiri” penulis menampilkan foto Presiden SBY yang sedang duduk didampingi Menlu Hassan Wirajuda di Ruang Sidang OKI di Senegal dengan ruangan yang masih lengang dikarenakan hanya baru Presiden SBY yang datang, dan kedatangan Presiden SBY ini merupakan kedatangan yang tepat waktu.

Buku ini ditutup dengan epilog penulis yang berisikan peran seorang SBY dalam hidup penulis yakni tidak hanya sebagai Presiden atau kepala negara akan tetapi juga sebagai atasan, sahabat dan mentor.

Secara umum tidak ada banyak kekurangan dari penulisan buku ini. Sehingga dapat saya rekomendasikan kepada segenap pembaca bahwa buku ini memang bagus dan benar-benar layak untuk pembaca.

REFERENSI
 

Patti Jalal, Dr. Dino. 2008. Harus Bisa!. Indonesia : Red & White Publishing

 

DISUSUN OLEH :

Nama                            : Moh. Yusuf Hasbi Avissena

PTN/Fak/Dept/Angk   : Jurusan Teknik Sipil, FTSP, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Regional                       :  IV Surabaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: