Tulisan Avissena
Juni 2017
S S R K J S M
« Mei    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Follow Tulisan Avissena on WordPress.com

Islamic Valentine’s Day

oleh : Emha Ainun Nadjib

JUDUL ini harus dikasih tanda petik di awal dan akhir, karena sesungguhnya itu istilah ngawur dari sudut apapun kecuali dari sisi iktikad baik tentang cinta kemanusiaan.

Islam bukan kostum drama, sinetron atau tayangan-tayangan teve Ramadhan. Islam itu substansi nilai, juga metodologi. Ia bisa memiliki kesamaan atau perjumpaan (lebih…)

ULASAN BUKU SELF DRIVING – RHENALD KASALI

selfDrivingAkhir-akhir  ini mulai banyak dijumpai orang-orang tua dari kelas menengah yang kerapkali terlalu memanjakan anak-anak mereka dengan dalih bahwa dulu hidup orang tua mereka amatlah susah dan mereka tidak ingin kehidupan yang dianggap susah itu berulang atau menurun kepada anak-anaknya. (lebih…)

TASAMUH-SAMAHAH

SAMAHAH
Oleh: Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi
Pada tahun 1936 Samuel Zwemer memberi trik-trik metode Kristenisasi kepada para missionaries di Jerussalem. Ia berpesan “tugas kalian bukan mengkristenkan orang Islam tapi merobah cara berfikir orang Islam, agar nanti lahir generasi Muslim yang memusuhi agamanya”. Trik itu kini berjalan dengan baik dan relatif berhasil. Trik penyebaran agama a la Zwemer itu nampak tidak memaksa tapi sejatinya menipu.
Islam tidak mengajarkan cara-cara berda’wah seperti itu. Prinsip Islam jelas “tidak ada paksaan dalam beragama ” (QS 2:256). Beragama bukan basa-basi. Artinya orang tidak boleh terpaksa atau pura-pura dalam beragama Islam. (lebih…)

SETITIK NILA YANG SEHARUSNYA TIDAK ADA

Mendapatkan kesempatan untuk dapat mengikuti Latihan Dasar Disiplin dan Bela Negara di lingkungan PUSLATDIKSARMIL TNI Angkatan Laut merupakan kesempatan pertama bagi saya dan semoga menjadi yang terakhir pula sebagai tanda bahwa saya telah diangkat sebagai pegawai tetap PT. Angkasa Pura I.

Selama 10 hari calon pegawai PT. Angkasa Pura I rekruitmen 2015 (lebih…)

ULASAN BUKU “LETTERS TO KAREL”

Hampir setahun setelah lulus dari kampus saya membaca buku ini dan itu. Mulai dari novel, sejarah, bisnis, pengembangan diri dan lain sebagainya, bahkan saya merasa intensitas membaca saya jauh lebih banyak sekarang dibandingkan semasa kuliah.

Sebuah buku yang saya baca tiap lembarnya selalu menjadikan air mata menitik dan berlinang–dan setelah terasa di pipi–buru-buru saya menutupnya untuk mencegah air mata ini berlinang lebih banyak. Baru kemudian beberapa saat lagi saya buka dan saya tutup kembali saat air mata mulai berlinang lagi. Terus begitu hingga buku ini tuntas saya baca. Dan akhirnya bisa juga selesai, alhamdulillah.
Lebay ya kayaknya? Buku apa sih ini?
Saya menjelaskan keadaan saya apa adanya, seorang yang sanguin koleris, yang begitu mudahnya menitikkan air mata saat buku ini saya baca. *halah (lebih…)

Hidup Sekali, Berarti, lalu Mati

JENDERAL CERDAS ITU BERNAMA MOELDOKO

2014-07-11 18.54.53Pasca pilpres ini yang terpenting adalah bagaimana mengatasi kemungkinan konflik horizontal yang akan terjadi. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya konflik, namun dalam case pilpres kali ini, pada umumnya dapat terjadi konflik dikarenakan salah satu kubu pendukung capres yang tidak terima atas hasil yang ada atau merasa tersinggung dengan kubu pendukung capres lawannya.

Satu hal menarik yang patut kita cermati adalah fenomena Quick Count yang berhasil membentuk opini publik. Karena opini publik yang telah terbentuk itulah, konflik horizontal terjadi di beberapa kota di Indonesia, diantaranya Solo dan Semarang. Hal ini juga tidak terlepas dari kedua capres—tanpa menunggu hasil Real Count KPU—yang melakukan deklarasi kemenangan (lebih…)